Mengenal Makanan Non-Halal (daging babi) dari Berbagai Negara

Jika kita menonton film luar negeri, baik itu film Hollywood, korea, Jepang, atau yang lainnya, pasti banyak kita temui makanan-makanan jenis baru yang sama sekali belum kita ketahui, baik dari rasanya maupun bahan-bahan membuatnya.

Banyak makanan-makanan dari luar negeri yang sangat populer namun menggunakan bahan yang tidak biasa, bahkan menggunakan bahan dasar yang non-halal, seperti menggunakan daging babi.

Namun, tidak hanya di luar negeri saja banyak makanan dengan bahan non halal, banyak makanan khas Indonesia yang juga menggunakan bahan dasar babi.

Berikut adalah beberapa makanan dari berbagai negara yang menggunakan bahan non halal.

1. Bacon

Siapa yang tidak mengenal bacon? Makanan satu ini sudah sangat terkenal sekali di berbagai negara karena sering diperlihatkan di berbagai film barat maupun banyak film lainnya.

Bacon adalah makanan dari Amerika yang merupakan olahan daging yang 100% terbuat dari bagian-bagian tubuh dari babi seperti perut babi atau pun lemak babi.

Karena kepopuleran makanan yang satu ini, menemukan bacon di berbagai negara tidak lah sulit. Namun untuk di Indonesia, olahan Bacon ini hanya terbuat dari dagingnya saja.

2. Tonkotsu

Dari namanya saja kita pasti sudah mengerti jika makanan ini merupakan kuliner dari Benua Asia, yup tepatnya dari negeri Jepang.

Tonkotsu merupakan salah satu jenis ramen yang mendunia. Tonkotsu hampir semuanya terbuat dari daging babi.

Dari perebusan kuah mie nya, hingga topping dan minyaknya berasal dari olahan daging babi. Jika kamu pergi ke Jepang dan ingin menikmati ramen yang sangat mendunia, kamu harus hati-hati dalam melihat bahan penggunaan dari ramen tersebut.

3. Saksang

Bagi orang Sumatera Utara, terkhususnya masyarakat suku batak, pasti lah tidak asing lagi dengan hidangan yang satu ini.

Salah satu makanan khas Sumatera Utara ini adalah makanan yang sangat terkenal di kalangan orang batak dan sekitarnya.

Saksang merupakan masakan olahan daging babi, lemak babi, dan bagian luar babi lainnya yang dimasak dengan menggunakan bumbu kuning serta ditambahkan bahan khusus, yaitu darah babi.

Ada 2 jenis saksang, yaitu saksang yang tidak menggunakan darah babi, dan saksang yang menggunakan darah babi sebagai sentuhan terakhir dalam memasaknya.

Setelah dicampurkan darah, saksang akan berubah warna menjadi cokelat gelap hampir menyerupai rendang.

Makanan yang satu ini biasanya mudah ditemukan di warung makan orang batak atau lapo, atau bisa ditemukan di acara-acara adat batak.